Posted by: g o b e r on: Desember 10, 2008
Ini adalah blog milik Berlin Sianipar, seorang pejantan tangguh bertubuh atletis tambun, tinggi besar dan berambut gondrong namun berhati romantis selembut sutra secerah mentari yang mencoba untuk menuliskan apa saja yang dia ingin tuliskan tentang kehidupannya, pengalamannya dan pelajaran-pelajaran kehidupan yang sudah didapatkannya selama 25 tahun dia hidup dan ingin dibagikannya kepada Anda sekalian sehingga semoga Anda bisa tersenyum, berrefleksi dan belajar menjadi manusia baru yang lebih hancur bijak dan lebih romantis.
Satu paragraf yang hanya berisi satu kalimat ancur yang sedikit banyak bisa menggambarkan diriku dan semoga membuat blog ini naik di peringkat paling atas untuk Google search dengan keyword “Berlin Sianipar”. Semoga. Note: SUDAH BERHASIL !
Google aja Berlin Sianipar tanpa tanda kutip
Note2: Bah, ternyata susah juga bertahan jadi nomor satu. Sekarang udah ngilang lagi gak tau di nomor berapa. Hehe…
Untuk mengetahui diriku lebih lanjut, silakan klik di sini. Untuk mengetahui diriku lebih dalam, silaken lapur dulu ke Pak RT, minta surat ijin bermalam. Sebab apabila anda tidak mempunyai surat ijin bermalam dan anda dilihat dan diketahui oleh masyarakat bahwa anda bermalam di kediaman saya, maka kita bisa diarak bugil keliling desa lalu langsung dibawa ke hadapan penghulu untuk dinikahkan. Anda bisa menyesal kalau ternyata saya tidak seperti yang anda inginkan, dan saya bisa lebih menyesal kalau ternyata Anda adalah lelaki yang mempunyai pedang panjang sama seperti saya.
Terima kasih.
TULISAN SAYA, AKAN MENUNTUN ANDA KE JALAN YANG BENAR…*
+++
Added (ini serius) : Buat mbaca2 postingan lamaku yang nggak penting, silakan menuju ke bagian Arsip Tulisanku di halaman ini bagian kanan agak ke bawah. Bawah, bawah, bukan sini. Nha situ itu. Ada kan? Arsip Tulisanku Di Sini judulnya. Dikelompokkan berdasarkan bulan. Angka di belakang nama bulan itu jumlah postingan bulan itu. Klik aja salah satunya, sampeyan bakal dibawa ke neraka jahanam bagian arsip blog ini. Nah di situ sampeyan bakal liat postingan2 lamaku satu per satu, tapi dalam bentuk summary, bukan full text. Aku belom tau gimana caranya nampilin arsip tulisan secara fulltext. Sementara ini, kalo mau baca tulisan lamaku secara penuh, klik aja di JUDULnya, karena theme yang kupakai ini Read More tagnya bukan berbentuk link tapi cuma [...] doang. Thanks udah mau ngebaca bagian yang nggak penting ini. Semoga besok Anda diterima di sisi-Nya. Besok kalo udah mati maksudnya.
Posted by: g o b e r on: Juni 4, 2009
Malaikat Gabriel datang padaku dan bertanya, “Kamu kuberi kesempatan untuk memilih hidup sebagai seseorang yang kaupilih. Kamu boleh pilih hidup sebagai Pangeran Kelantan, Raja Brunei, Presiden Obama, Bill Gates, Warren Buffet, Sergey Brien, Larry Page, Donald Trump, siapapun. Sebutkan saja, dan dalam sekejap aku akan menjadikanmu menjadi orang yang kau inginkan.”
“Siapa saja?” tanyaku ingin meyakinkan.
“Ya ! Siapa saja !” jawab si Gabriel mantap.
“Kalau gitu, aku ingin menjadi Berlin Sianipar…” jawabku sambil tersenyum bangga.
“So be it. You are Berlin Sianipar, now and then..” Gabriel pun tersenyum padaku
Kepakan sayapnya mengangkatnya terbang, ke tempat yang tak terjangkau olehku.
“Yes, I’m Berlin Sianipar. I love myself, and I love my life…” ujarku…

Me
Posted by: g o b e r on: Juni 4, 2009
Darth Vader : Luke, I am your father… *begaya serem*
Lucky Luke : EH, SAPE LU ! NGAKU-NGAKU ! BABE GUE TUH KARDIMAN WIRYODIMEDJO ! EMANG LU KIRE DULUNYE NYAK GUE CEWEK APAAN ???
Darth Vader : …
Jangkrik : Krik krik

DARTH VADER. Diduga kuat, kalau setelan kerennya dilepas, dia adalah buronan asal Indonesia, SI KOLOR IJO...
Posted by: g o b e r on: Juni 3, 2009
27 Mei 2009
Tadi malem mimpi, gini…
Aku merasa sedang berada di kota Salatiga. Aku pengen pulang ke rumah di Purworejo naik bis. Untuk itu aku harus berjalan ke jalan tempat bis biasa lewat.
Sampai di tempat nyegat bis, aku menunggu bis lama banget. Kendaraan rame banget, ampe macet. Maklum, tempatnya di dekat sebuah perempatan lampu merah.
Herannya, bisnya enggak ada yang lewat sama sekali. Bahkan saking lamanya nunggu bis, aku sampai ketiduran di situ, di teras rumah orang tempat aku numpang nunggu bis. Rumah itu rumah tua, letaknya lebih tinggi dari jalan.
Bangun tidur, ternyata udah sore, dan aku mulai merasa kalau aku nyegat bis di jalur yang salah. ‘Apakah mungkin bisnya udah enggak lewat sini?’ tanyaku dalam hati. Soalnya aku merasa dulu bisnya lewat jalur ini. Mungkin ada perubahan jalur yang aku enggak tahu, pikirku.
Akhirnya, aku memutuskan untuk pulang ke tempat awal aku berangkat tadi. Aku mencoba melihat jalanan dari mana aku berangkat tadi. Jalannya sebuah trotoar biasa di tepi jalan, belok kanan di perempatan itu, dan jalannya menurun. Waktu aku jalan ke sana, aku harus menyeberang jalan yang rame, tapi agak gampang karena jalannya pas macet, lampu perempatan pas merah. Kayak dengar suara perempuan, ‘Makanya tanya dulu, jalur bisnya lewat mana…’
Adegan berikutnya, aku sudah sampai di tempat tadi aku berangkat. Anehnya, ternyata itu rumahku di Purworejo. Ada Bapak, Mama, dan dan adikku yang lagi ngobrol di ruang tamu. Aku bilang sama mama, aku mau pulang. Mama bilang, ‘kalau aku pulang sekarang, nyampe rumah nanti jam 10an malem.’ ‘Emangnya sekarang jam berapa?’ tanyaku. Aku melihat jam, ternyata udah jam setengah tujuh lebih sepuluh, MALAM. Rada bingung juga, ternyata lama banget aku jalan dari tempat tadi. Aku pun memutuskan untuk menginap di situ lagi semalam, besok baru pulang.
Mimpipun berakhir.
Pertanyaanku sekarang, aku mau pulang, tapi pulang ke mana? Wong ketika aku balik ke tempat tadi, aku ternyata sudah di rumah?
Impresi dalam mimpi (sementara, seingatku) :
Aku PENGEN pulang ke RUMAH, karena aku sedang merasa TIDAK DI RUMAH. Aku menunggu ANGKUTAN untuk saranaku pulang ke rumah. HERANnya, angkutan yang dulu BIASANYA kupakai itu sepertinya udah PINDAH JALUR. Akupun memutuskan untuk KEMBALI ke tempat semula untuk kemudian pulang esok pagi. Ternyata, tempat aku berangkat tadi, adalah RUMAHku sendiri, yang KUKIRA KUTINGGALKAN… Aku pun bermalam di situ lagi karena hari sudah malam.
Arti mimpi :
Hidupku adalah sebuah perjalanan. Aku sedang merasa tidak di rumah sekarang. Aku sedang merasa berada jauh sekali dari rumah. Karena itu aku ingin pulang.
Yup, aku kadang merasa sudah sangat jauh dari Tuhan. Aku merasa sudah meninggalkan Tuhan. Aku ingin pulang..
++
Aku menunggu angkutan umum yang biasanya kupakai untuk pulang, tapi ternyata udah ada perubahan jalur angkutan yang tidak kuketahui.
Aku merindukan gereja. Sungguh, aku merindukan angkutan umum yang biasanya kupakai itu. Tapi ternyata, sekarang gereja sudah berpindah jalur. Tidak lagi menjadi sebuah angkutan umum yang membawaku pulang, tapi entah sudah pindah jalur ke mana. Ada suara yang bilang, ‘makanya tanya dulu..’, adalah sebuah saran supaya aku selalu kritis terhadap gereja dan agama, selalu mempertanyakan hal2 yang belom pernah kutanyakan sebelumnya.
++
Dan ketika aku kembali ke suatu tempat di kota ini yang kukira sudah jauh dari rumah, ternyata itu adalah rumahku sendiri.
Ternyata, ketika aku sedang merasa jauh dari Tuhan sekarang ini, eh ternyata justru aku sedang berada di rumah. Aku bingung, kalau aku sekarang sudah di rumah, lha trus aku mau pulang ke mana lagi? Sudah di rumah kok masih pengen pulang ke rumah?
Aku menginap di situ untuk esok pagi pulang ke rumah.
Nah lo, sekarang sudah di rumah, besok mau pulang ke mana?
++
Mimpi pun berakhir tanpa penyelesaian yang jelas apakah aku besok pulang atau tidak.
Ini adalah sebuah simbol pilihan pengambilan keputusan yang terbuka bagiku. Kalau aku besok memutuskan untuk ‘pulang’, berarti justru aku pergi meninggalkan rumahku. Kalau aku tidak ‘pulang’, berarti aku sudah di rumahku.
Memangnya mau pulang ke mana lagi?
++
Tuhan, aku tahu aku kadang merasa jauh sekali berbeda dengan orang lain yang memuji-muji Engkau, menyembahMu dengan penuh rasa takut, yang sangat ingin masuk ke sorgaMu supaya tidak masuk ke neraka. Aku tahu aku sering merasa tersesat dan pengen pulang.
Tapi sekarang aku tahu, bersamaMu adalah rumahku. Di manapun itu, asal Engkau selalu berada di dalamku dan aku di dalamMu, aku sudah di rumah.
Tuhan, pagi ini aku membuat pilihan, aku sudah di rumah, dan aku tidak akan ‘pulang’ ke manapun. With YOU, everywhere is at home…

Di manapun aku, asal aku berada di dalam-Mu dan Kamu ada di dalamku, aku sudah di rumah...

Aku di dalam Kamu, dan Kamu di dalam aku...
Posted by: g o b e r on: Juni 3, 2009
Mbak-mbak penjual yang montok (MMPYM) : Mas, Milo-nya ditambahi gula, mas?
Pembeli : Iya, mbak.
MMPYM : Sendoknya berapa gelas, mas?
Pembeli : Satu aja mbak, biar nggak kemanisen.
MMPYM : Eh…
Pembeli : Eh…

Dua Sendok Cukup
Posted by: g o b e r on: Juni 3, 2009
Sebuah iklan di radio :
A : Cil, kamu tau nggak, toko handphone ‘X’ ?
B : O, yang jual SUSU KUDA LIAR itu ya?
Krik.. Krik…

Susu kuda liar. Dapatkan di toko handphone terdekat.
Yang ninggalin jejak di sini