Posted by: g o b e r on: April 18, 2009
Udah sejak lama aku punya penyakit yang seharusnya enggak diderita oleh orang semuda dan seganteng aku. Gejala2nya sudah nampak sejak beberapa waktu yang lalu, tapi makin parah akhir2 ini. Kalau penyakit itu kumat, maka yang terjadi kira2 seperti ini…
Hari2 ini aku lagi sibuk jadi sekretaris panitia sebuah acara yang lingkupnya nasional. Enggak berat banget sih karena ada kerjasama juga dengan lembaga besar. Tapi tetep, dengan kesibukanku sebagai kuli kelas atas, aku agak kelimpungan juga dengan berbagai urusan kepanitiaan. Alhasil, seringkali ada hal2 yang seharusnya tersimpan di memori otakku tapi lewat begitu saja tanpa sempat tercatat di simpul2 syaraf otakku.
Misalnya aja soal undangan rapat. Waktu mau ada rapat seksi dan aku harus bikin undangan, aku baru inget tentang rapat itu pagi harinya ! Haduh, ketimbang musti kesana kemari minta stempel dll, aku kirim aja undangan lewat SMS. Kira2 begini bunyinya..
UNDANGAN.
Rapat Seksi bla bla bla
Hari ini, … April 2009
Jam 16.00
Acara : bla bla bla
Mohon maaf, undangan hanya lewat SMS. Harap maklum, sekretaris panitianya pikun.
Ttd, Sekretaris
Berlin Sianipar
Hayah. Parah deh.
Trus lain waktu lagi, aku bikin undangan rapat lagi. Ketua panitia pesan, yang diundang ini ini ini ini dan ini, dicatat dalam sebuah memo. Tugas langsung kulaksanakan. Undangan kubikin, tapi memo daftar nama yang harus diundang aku lupa, ketinggal di tokoku. Samar2 dalam ingatan, aku tulis nama2 yang kuingat ke lembar undangan, lalu undangan kusebarkan. Undangan sudah disebar, aku iseng nengok daftar nama di memo dari pak ketua panitia itu. LHAH, TERNYATA AKU SALAH UNDANG ! YANG SEHARUSNYA ENGGAK DIUNDANG MALAH TAK KASIH UNDANGAN ! Hadoh… Dan dengan menahan malu, aku menelpon beberapa tamu yang tak diundang itu untuk membatalkan undangan tsb. Datang diundang, belum datang udah dibatalkan. Jaelangkung aja kalah.
Waktu jamnya rapat mau dimulai, aku udah dateng, nunggu beberapa rekan yang belum dateng. Tiba2, mak inclik inclik inclik, datanglah Pak Wakil Ketua Panitia. Aku baru inget, TERNYATA PAK WAKIL KETUA PANITIA MALAH ENGGAK KUKASIH UNDANGAN ! Haiyaaaaah….!
Yah begitulah pren. Aku mengidap penyakit otak yang cukup parah. Dokter bilang, ini penyakit yang cukup langka untuk diderita pemuda semuda dan setampan aku. Nama penyakit itu adalah…
Forgetis Pikunia…

[...] 1. Aku Kena Penyakit Otak Langka yang Parah [...]
April 23, 2009 pada 1:53 am
perlu bantuan PDA